Wednesday, December 31, 2025

1 Januari 2026

 Bismillahirrahmanirrahiim.


Alhamdulillah...

Segala lika liku yang telah berlalu. Semogga Allah ampunkan seggala dosa dan khilaf, Allah terima seggala amal ibadah dan semoga Allah rahmati dan berkahi waktu dan umur ke depannya.


Alhamdulillah....

Walau penutup tahun 2025 bagi saya dan istri penuh dengan hal yang "istimewa" dan kadang di luar nalar. Kok bisa ya ada yang begitu, kok bisa ya ini terjadi. Kok bisa bisanya ya....

Tapi apa pun itu, semua kami kembalikan pada Allah ta'ala.

Tahun 2025 penuh warna warni dan perjuangan.

Penuh canda tawa dan juga air mata.

Dan apa pun itu, semua kami terima sebagai anuggrah dari Allah SWT.

Dengan yakin akan janji Allah bahwa Ia lah sebaik baik pemberi ketetapan untuk kami hambaNya.

Alhamdulillah, semogga kami bisa salingg mengguatkan sebagai suami dan istri dan juga sebagai abi dan ummy bagi anak-anak kami tersayang.


Berlalu nya waktu ini jugga membuat kami semakin beranjak pada fase kehidupan yang lebih kompleks lagi.

Dengan anak yang beranjak remaja dan juga masa studi kami yang sudah masuk fase akhir.

Kami bermohon hanya pada Allah, semoga diberikan taufik dan hidayah untuk menjalankan semua amanah ini.


Terimakasih untuk ayah dan ibu ibu kami tersayang. Untuk seggala support yang tiada pernah henti. Jugga teruntuk keluarga besar dan juga sahabat dan karib kerabat seperjuangan.

2026 insya Allah lebih baik. Aamiin YRA

Tuesday, December 16, 2025

Hidup dengan penuh syukur

 Judul di atas sebagai pengingat untuk diri saya agar senantiasa hidup dengan penuh rasa syukur.


Ya bersyukur dengan sudah sebegitu banyaknya nikmat Allah yang tidak berhingga yang selalu tercurah.

Jangan terlalu banyak menuntut ekspektasi ini dan itu terhadap hidup.

Jalani yang ada sekarang dengan sebaik-baiknya.

Kita tak bisa menuntut segalanya sesuai dengan bagaimana nyamannya kita.


____

Saya juga kadang takut, terjebak dalam kalimat judul tadi. Menjadikannya alasan untuk tak mempush diri menjadi lebih baik. Ah, semogga tidak demikian.

_____

Makin hari, mungkin karena faktor jauh dari zona nyaman, saya memiliki interaksi yang sangat terbatas. Mungkin juga karena saya sudah begitu dipusingkan dengan urusan riset sehingga tak ingin lagi berjauh-jauh dengan zona nyaman terakhir yang saya punya, rumah.

Dan karenanya saya larut dalam pikiran, oh ternyata saya memang introvert.

Benar atau tidaknya, wallahualam.

Tapi yang jelas, saya bisa tenang dan rileks ketika tidak bersama "keramaian". Ya, saya suka berpergian, sangat suka... tapi tidak bersama atau menjumpai orang-orang. Entahlah... itu terasa begitu melelahkan. Mungkin karena label "orang asing" yang sudah terstigma di awal. Memang dalam hidup saya, tak banyak yang bisa survive melewati pagar batas "orang asing" saya.

______

Namun, akhir-akhir ini saya tersadar. Jika saya seperti ini, bukan berarti orang-orangg dekat saya juga harus begini. Tentu saja tidak, bukan.

Jadi saya berlatih untuk tidak egois dalam memiliki. Termasuk dalam rasa "memiliki" orang-orang dekat. Mereka punya gaya hidup dan cara bahagianya masing-masing. Mereka punya pilihan-pilihan yang bisa mereka ambil untuk bertahan dan juga menikmati bahagia. Hidup ini tidak serta merta putih hitam. Walau kadang telah banyak "kegelapan" yang bertransformasi menjadi sedikit abu-abu hingga mempoles diri menjadi terang. Tapi tidak semuanya senegatif itu. Masih banyak mereka yang bertahan dalam cahaya dan sesekali menapaki ruas jalan temaram hanya berusaha untuk menjalani hidup normal seperti manusia kebanyakan.

_____

Semangat...

Hai Jho... kita pasti bisa.

Kita bahagiakan diri kita, kita bahagiakan orang-orang terdekat kita.

Kita lakukan apa-apa yang memang dalam kuasa kita, jangan pikirkan sesuatu yang kita tak punya kuasa atasnya. 

______

Hai Jho, Mungkin filosofimu yang "berfokus kepada diri" bisa digaungkan lagi. Tapi dengan arah yang positif.

Berfokus pada apa yang bisa kamu lakukan.

Berfokus pada kebahagiaan apa yang bisa kamu kreasikan.

Berfokus pada manfaat apa yang bisa kamu berikan.

Berfokus pada usahamu menyelesaikan tugas-tugas sebaik mungkin.

Selebihnya, tak usah terlalu dipikirkan (setidaknya untuk saat ini, saat kepala dan pikiran sangat mudah teralihkan dari riset dan thesis yang sedang dikerjakan) 😄😄😄

-----

Alhamdulillah

Akhirnya bus nya datang




Wednesday, December 10, 2025

Sudah Desember lagi

Hmm...

Waktu berlalu begitu cepat ya.

Tidak terasa anak-anak sudah tambah tinggi.

Merekan tambah pintar dan sholeh insya Allah.


Tidak terasa ya, sekarangbsudah Desember lagi.

Tingggal hitungan hari, tahun pun berganti.

Ah...

Belum puas rasanya bercanda mesra dengan masa masa awal studi, eh sudah sampai saja di masa-masa sebagai mahasiswa akhir.

Tidak terasa pula sudah beggitu banyak lika liku kehidupan yang di jalani.

Hmmm...

Perjuangan study ini masih membutuhkan tenaga, pikiran dan segala daya dan upaya.

Masih terseok-seok untuk menuju ggaris finish.

Namun walaupun begitu, seberapapun waktu yang kupunya, aku insya Allah akan menyelesaikannya dengan secepat yang aku bisa.

Yok bisa yok. :)

Dan...

Walau waktu berlalu dengan cepat tanpa terasa, Nikmat dan rahmat Allah hadir dengan penuh berlimpah. Hadir dengan beragam cara dan bentuknya. Alhamdulillah. NikmatNya terasa dan membekas dalam penuh kesyukuran. Allahu Akbar.


Terimakasih istriku sayang, dan tetap semangat juga dengan studynya.

Terimakasih anak-anak hebat ku sayang. Uda dan Adek sudah berusaha dengan sekuat tenagga untuk terus belajar dan bergembira. Membersamai abi dan umi di tanah rantau nan jauh ini.

Terimakasih untuk keluarga kami tersayang. We love you all.


Hmm...

30 menit lagi meeting. Semoga ini meeting penutup untuk tahun ini.

Biar bisa memaksimalkan summer break untuk mengejar segala ketertinggalan. Dan menatap tahun esok dengan lebih gemilang. Insya Allah.

Thursday, July 17, 2025

Hi.. what should we do?

Seperti langit melbourne hari ini. Terang terik lalu tiba-tiba gelap temaram.

Awal nya kering hangat, tiba-tiba berangin dan hujan.


Hmmm...

Apakah ini terlalu dipaksakan?

Saturday, June 07, 2025

600 kata...

 600 kata,

dan lalu kupun berkata, "Good Job Ronal"

Ya, walau jumlah yang minim dan sedikit. Tapi tentu klo bukan dirikita yang menghargai susah payahnya kita berhasil menelurkannya lalu siapa?

Fiuh,

Walau beringsut-ingsut, Ya, saya pasti bisa insya Allah.

Sunday, May 25, 2025

SPM ke 50 yang mendebarkan

 #SPM50

Persiapan menyambut SPM ke 50 yang sangat mendebarkan.

Rencana hari ini akan lembur selembur-lemburnya hingga saat mentari terbit esok pagi bisa menghaturkannya dengan baik.


Bismillahirrahmanirrahiim

My Classroom, I miss you

 Aneh pula ya,

Entah kenapa, siang ini, di tengah cuaca nan mulai dingin dan kepala yang pusing memikirkan revisian, saya memasuki lingkungan kampus Burwood yang sepi.

Maklum ini adalah weekend.

____
Sudah lama aku tidak berdiri mengajar di depan kelas. Sudah lama tidak berinteraksi dengan mahasiswa sebagai seorang dosen. Sudah masuk tahun ketiga. Ya sudah berbulan-bulan tidak mengajar di ruang kelas. Sesuatu yang saat ini sangat ku rindukan.

Semoga study ini segera selesai, dan bisa kembali hadir di ruang-ruang kelas. 

Walau mungkin belum menjadi seorang pendidik yang sempurna, tapi ruang-ruang tersebut tidak henti-hentinya mengasuh saya untuk menjadi seseorang yang terus belajar untuk menjadi lebih baik.

Terimakasih ya Rabb, telah mengizinkan hamba mengabdikan diri pada dunia pendidikan. 

:)

Thursday, May 15, 2025

hmmm Stoikisme

 
Tiba-tiba ketemu mba-mba Suhu di hub.
Tik tak tok sekejap....

Membuat pandangan mengenai menjalani phd by research ini tetap on the track.

Setiap phd wariors punya cerita hidup nya masing-masing.
Tapi satu yang pasti, hidupnya itu tentu penuh dengan lika-liku perjuangan nan berkelok-kelok.

Lika liku nan ber kelok-kelok.

Ngeri nggak tuh.
_______________

Tiba-tiba mampir ke podacastnya Dika: Supaya Hidup Gak Overthinking..

Dan tiba-tiba baca tentang Stoikisme; Apa itu stoikisme? Mengenal aliran filsafat pengendali diri dan pencegah depresi

Buku Ataraxia: Bahagia Menurut Stoikisme karya A. Setyo Wibowo mengungkapkan bagaimana dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang cenderung lebih fokus pada aspek-aspek yang berada di luar jangkauan atau kendali mereka.

Padahal, kunci untuk mencapai kebahagiaan, kekuatan diri, dan kebijaksanaan sebenarnya terletak pada kemampuan kita untuk memusatkan perhatian pada hal-hal yang berada di dalam kendali kita, bukannya terjebak dalam kecemasan terhadap hal-hal yang tidak dapat kita kendalikan.

Dalam pandangan stoikisme, pentingnya fokus pada apa yang dapat kita kontrol adalah fondasi dari kebijaksanaan dan ketenangan batin. Sebab, meskipun kita tidak dapat mengendalikan peristiwa eksternal atau menghindari ketidakpastian, kita memiliki kendali penuh atas bagaimana kita meresponsnya.


Hmm...
Mari berfokus pada hal-hal yang berada dalam ruang kendali kita.

Thursday, February 13, 2025

Making progress

Yang dibutuhkan saat ini adalah making progress.
terbukti memang ketika ada progress yang dihasilkan pihak-pihak terkait pun merasa senang dan dihargai.
Mereka terkadang belum melihat tentang benar atau salah yang telah dibuat. Mereka kadang tidak menuntut sesuatu yang sophisticated dan sempurna.

Mereka kadang hanya meminta buatlah progress.
Dan dari situ mereka bisa memberikan saran dan masukan yang kemudian akan kita improve menjadi lebih baik.

-----

Alhamdulillah meeting ke 44 menjadi salah satu saksi akan hal ini.

-----

namun setelah itu...

begitu berat untuk mengalahkan blok yang menghalangi untuk terus membuat progres. Begitu susah untuk tenang dan konsisten dalam melakukan upaya untuk progres-progress tersebut.

A'udzu billa hi minasy syaitho nir rajim

Artinya: Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk.

Friday, February 07, 2025

Random Questions dan Random Story

 Anak-anak lagi sukanya mendengar story dari Abimen.

Kami punya sesi random questions.

Juga punya sesi random story.


Random Questions ini ada 2 tipe, yaitu tipe mereka bertanya dan tipe Abimen yang bertanya.

Kalau sesi random questions tipe 1 isinya adalah Abimen akan membuka ruang seluas-luasnya untuk Uda dan Adek bertanya apapun tentang segala macam hal. Dari berbagai genre yang ingin mereka tanyakan.

Kadang ada pertanyaan-pertanyaan di luar nalar yang membuat pusing abimen untuk menemukan jawabannya. Ada juga pertanyaan-pertanyaan berbobot, ada juga pertanyaan-pertanyaan lucu.
Di sela-sela tanya dan jawab itulah Abimen sempatkan melancarkan misi pendidikan dan pembentukan karakter mereka. Sedikit-demi sedikit menyelipkan nilai-nilai dan aturan yang perlu mereka ketahui dan tegakkan.

Sesi random questions tipe 2 berisi Abimen memberikan pertanyaan-pertanyaan random kepada mereka, untuk mereka jawab dan diberi skor.

Sepertinya mereka lebih suka sesi random question yang pertanyaan dari Abi. Sebab mereka suka sekali bersaing poin. Hingga kadang pun berujung emosional dari segelintir pihak :D Gimana ya, melatih mereka untuk bisa menikmati persaingan tanpa harus terbawa emosi. 

Selain karena jiwa kompetisi yang tinggi di antara mereka, Uda dan Adek lebih suka sesi random question tipe kedua ini,m karena untuk tipe yang pertama biasanya terjadi tanpa di jadwalkan khusus. Mereka emanglah senantiasa bertanya ini dan itu tak kenal tempat dan waktu. Alhamdulillah. Seru juga sih meladeninya.

__________________
Lain lagi dengan RANDOM STORY.

Sesi ini ada dua tipe juga. Tipe pertama adalah cerita real, biasanya tentang masa kecil dari Abimen ataupun Ummydot. Sedangkan Tipe kedua nya adalah sesi Make Up story. Dimana Abimen akan mengarang cerita tentang ini dan itu. Paling seru kalau dalam cerita itu melibatkan moko-moko. Pooolll deh mereka terkekeh-kekeh tertawa.

Random story tipe ke dua ini merupakan tantangan tersendiri bagi Abimen. Karena sungguh tak mudah mengkreate suatu cerita dongeng lucu apalagi saat diminta melakukannya. Dia akan lebih mudah jika secara natural keluar dari pikiran Abimen.


Dan yaahhh.. seru alhamdulillah.

Semoga sehat-sehat selalu ya... dan jadi anak-anak yang soleh. Aamiin YRA.

_____
ada satu kerandom an lagi sih. Tapi ini olah fisik, namanya Random Soccer.

Hehe, itu apa pulak ya????

hmm hmm hmmmmm

Sunday, January 19, 2025

Hari-hari kalibuik and bagalau

Menikmati fase hidup berjuta pesona.

Menikmati segala keakuan dan berdamai untuk segala stigma.

Bercukup dengan teguh tak melewati batas tepi pagar syariat.

dan terus berjalan melawan godaan lalai dan kehampaan.


Siap terus berjuang, menuntaskan apa nan telah dimulai.


Go go go.... PhD family


Saturday, December 28, 2024

An Ahee moment today: Solving data storage issue

Yeah, although it might sound like something an overenthusiastic person would say, yes, I used to celebrate every little achievement I made—just like now.

Being able to solve one of my data storage problems is a big thing for me. I had spent so much energy thinking about how to solve it, but suddenly, Allah showed me the way. And now, here it is—I can access the storage. Although I still need to learn how to use it properly, this feels like a major step forward.

Dear Melbourne, Please be nice to me ya...

 Alhamdulillah telah sampai kembali ke melbourne.
Setelah hiruk pikuk data collection.

Sungguh memang, bahagia paripurna itu adalah ketika berkumpul dengan orang-orang terkasih.
Membuat jiwa dan raga ini tercharge dengan full.

Alhamdulillah.

Terimakasih ya Rabb.




Tuesday, December 17, 2024

Dan finally it is a D-1 day. Fieldwork phase about to finish

Alhamdulillah
Allahu Akbar

Terimakasih atas segala Rahmat dan PetunjukMu ya Allah.

Hanya kepadaMU tempat hamba memohon dan meminta pertolongan.

Rasa syukur yang tiada terkira.

Dan semoga fieldwork ini penuh berkah dan penuh hikmah.

Dan hamba mohon keredhoanMu untuk proses selanjutnya hingga purna jua janji bakti.

______

Thank you my dearest love, I miss you so much.

______

Thank you for everything, thank you for everyone.

Astagfirullahal adziim 3x.

Sunday, December 08, 2024

aku bukan lelaki kebanyakan.

😁😁

Ya..
Saya tak suka nyetir.
Tak suka otak atik mobil dan motor.
Lebih suka duduk tenang di mobil dan ada yang nyetirkan.

Ya..
Saya tidak suka sepak bola.
Tidak suka memancing.
Lebih suka istirahat leyeh-leyeh di rumah di hari libur.
Karena dunia telah begitu melelahkan.

Ya..
Saya tidak suka duduak di lapau.
Tidak suka merokok dan tidak suka melihat para perokok.
Tidak pandai bagadele ini itu dengan orang yg tidak dekat.
Lebih suka berkumpul dengan mengutamakan kenyamanan. Dan tidak berlama-lama.

_______
Hmmm...
Jadi saya harus punya karya dan kekayaan.
Untuk menutup mulut semua orang yang mengusik saya dengan hal-hal yang tidak saya sukai tersebut.

Okeyhhh

Mari berkarya dan menjadi kayaa.
Insya Allah.
Allahu Akbar
 
I am so tired 




Monday, December 02, 2024

Bersama kesulitan akan ada kemudahan

Kalimat langit yang menenangkan.

Bersama kesulitan ada kemudahan.
____
Tidak ada yang mudah untuk sebuah hal besar yg ingin diraih.

Karena jika dengan mudah dapat digapai, maka hilang marwah kebesarannya.

______
Karena mimpimu besar, maka tantangannyapun jua besar.

_______
Namun sungguh tak kuat jika harus turut  membuat langkah-langkah besar.

Maka akhirnya kuputuskan untuk berlari-lari kecil, sejauh jangkauan langkah.

Sembari merapalkan bait-bait penenang diri 
_______
Hasbunallah wanikmal wakiil, nikmal maula wa nikman nassir.
_______
Sungguh hanya padaMu kuserahkan segala hidup ini.

Izinkan hamba untuk menyelesaikannya dengan penuh ridho dan berkahmu ya Rabb.


memapah-mapah lilin agar tak pudur

Hari-hari nan berat serta penuh perjuangan.

Banyak hal yang terjadi, dan membuat goyah segala persendian..

Menjaga sebatang lilin agar tetap menyala hidup. Ditengah gempuran keremangan gelap.

Menjaga segala juang agar tetap berada pada lingkaran kewarasan.

Memegang erat untaian tali-tali pertolongan yg tingal hanya seutas dua utas.

Dear my self.
Yok bisa yok. Allah akan selalu ada dan senantiasa ada.

Tata saja nafas mu dengan baik.
Dan melangkahlah terus.

Berpegang lah pada untaian tali-tali pertolongan.
Walau hanya tinggal seutas dua utas.

the hard thing called communication

Ah...

Hmmm...
Satu sisi orang berkata bahwa saya punya tutur komunikasi yang baik.

Sehingga disuruh menyampaikan pidato saat wisuda S1, menyampaikan pidato saat perpisahan dengan dosen dan tendik saat s2 di belanda.
Diminta menjadi moderator keynote session, menjadi host talkshow.

Hmmm...
Disisi lain ada orang berkata bahwa saya ini "hanya pandai bicara" tapi ndak menuangkannya dengan baik saat diminta written work.

Sehingga saat kompre s1.
"Anda ini pandai bicharaa, tapi mana dia ndak ada tertulis disini"

Sehingga ada kala saat bimbingan study lanjut:
Kamu itu menyampaikan, namun mana dalam laporan tertulis progressmu. Kami bukan pembaca pikiran, jadi kami tidak tahu apa yg ada dalam pikiranmu. Dan kalau disampaikan lisan saja, nanti kamu lupa. 

____________
Tapi ada pula yg bilang, saya seperti sang jubir presiden dalam when the phone is ringging.

Lain yang diucapkan, lain pula makna sebenarnya yang ditunjukkan oleh sikap.

____________

Fiuuhhh....
Entah kenapa saat di banyak moment privat. Saya sulit mengkomunikasikan sesuatu dg baik. Seringkali saya merasa telah menyampaikan sesuatu dengan cara yang kurang tepat. Bisa jadi membuat interpretasi liar teman bicara saya yg berujung misinterpretasi.

Ah...
Sungguh bukan itu maksud yg ingin saya sampaikan.
_____________
Tapi ya sudah lah.

Hidup ini memang tak mudah.
Jadi mari dijalani saja.

Masih banyak lagi orang yang kurang beruntung dari kita dengan segala masalah hidup dan kehidupannya.

Monday, November 25, 2024

Berlatih rileks dan tenang menghadapi keadaan dadakan

 Saya seorang yang terbiasa semua on plan.

 Kurang bisa tenang jika tidak on schedule apalagi ada agenda yang nyelonong masuk merusak tatanan rencana.

-------------------

Namun, Angel merubah caraku untuk lebih berdamai dengan keadaan. Angel bilang, kita hanya bisa rencanakan dan kondisikan apa yang ada dalam kendali kita. Sehingga yang di luar itu kita hanya bisa menerima dan merespon serta mencari solusi sebaik dan semampu kita.

-------------------

Akhir-akhir ini Allah ingatkan saya dengan banyaknya kejadian-kejadian tak terduga yang membuat degup degup di dada bergelora. Namun alhamdulillah, saya berusaha menerima dengan menguatkan keyakinan diri bahwa ini adalah yang terbaik yang Allah takdirkan buat kita.

Dan ya.... memang demikianlah insya Allah.

-----------------
Agar penelitian berjalan dengan lancar, saya melakukan simulasi dan ujicoba di venue untuk pelaksanaannya. Semua berjalan lancar dan sukses saat uji coba.

H-1 pun saya kembali mengkonfirmasi kepada penjaga gedung bahwa saya akan memakai kelas di gedung tersebut seperti minggu lalu. dan beliau bilang OK.

Namun, paginya ternyata saya harus pindah ke kelas lain, ke lantai yang lebih tinggi dan saya belum pernah ujicoba di kelas tersebut. Sang penjaga bilang, ini kelasnya bagus, AC nya lebih dingin, biasanya Pak Rektor suka kuliah di kelas tersebut.
Fiuh, melihat Ibuknya optimis bercerita saya pun, ikut optimis.

Dan Tarrraaa.....
Saat infokus dinyalakan dan coba dihubungkan ke laptop saya... ternyata tidak nyambung.
Sayapun kaleseh peseh di pagi itu untuk urusan laptop dan infokus. coba kabel ini itu, coba pinjam laptop peserta, 1, 2, 3 tetap tidak menyala. Ambil proyektor mini, tapi ternyata colokannya masih versi Ausie dan saya ga bawa yg versi indonesianya. Ada peserta yang inisiatif pinjamkan vga adapter ke teman kostnya dan menjemputkan ke kost. Dan coba lagi ke semua laptop, masih tetap tidak bisa. Akhirnya saya ganti dengan versi tayangan zoom ke laptop untuk masing-masing kelompok.

Alhamdulillah Day 1 done.

--> Alhamdulillahnya, kata si Ibu Saya tak perlu menyusun kembali kursi seperti semula, sehingga minggu depan bisa langsung dipakai lagi. Kelas ini karena di lantai 3 akan jarang dipakai.

Wah benar juga, alhamdulillah. klo kelas di lantai bawah, itu akan sering dipakai kuliah oleh dosen-dosen lain. Sehingga susunan kursi harus dikembalikan seperti semula. 
Syukur alhamdulillah ya Allah. perpindahan ini membawa keberkahan dan menjadi solusi untuk satu persoalan pelik, yaitu susun dan bongkar susunan kursi. 
Alhamdulillah Allahu Akbar.

_____________________________________________________________

DAY 2

Persiapan Day 2 saya usahakan untuk lebih matang dan bahan-bahannya pun saya siapkan lebih awal. Hingga pagi hari lancar. Dan perjalanan ke kampus pun lancar. 
Namun, setibanya di kampus sayapun dibuat terkejut, ternyata saya lupa memasukkan tas ke dalam mobil. Karena saking banyaknya barang bawaan yang harus dimasukkan.
Waktu tinggal 12 menit lagi.
Akhirnya saya putuskan untuk lanjut tanpa menjemput tas, yang artinya tanpa laptop dan tanpa ppt yang sudah saya siapkan sebelumnya.

Saya kejarkan untuk merevisi ppt kembali di kantor.
Dan alhamdulillah ada mahasiswa yang laptop nya bisa dipakai untuk presentasi. Urusan proyektur sudah saya siapkan dengan meminjam infokus dari jurusan. Alhamdulillah berjalan dengan lancar.

And you know what, Allah Maha Penyayang. entah kenapa, saat di rumah pagi hari, charger saya keluarkan dari tas dan pindahkan ke kardus. entah kenapa tiba-tiba saya mengeluarkan memory card kamera yang biasanya saya simpan di tas karena selalu di bawa ke kampus ke tas kamera. Sehingga wal hasil walau tas tertinggal, yang tertinggal hanya lah laptop (dan ppt di dalamnya) sedangkan hal-hal penting yang ada di tas sudah Allah pindahkan dan akhirnya terbawa sampai ke kampus.

Alhamdulillah Day 2 selesai.
Terimakasih ya Rabb.

___________________________________________________________________________

ya... berlatih lah untuk selalu sabar dan tawakkal ronal. karena sebaik apa pun rencanamu, maka Allah punya kuasa untuk menggantinya. Dan insya Allah dengan rencana yang lebih baik beserta rahasia-rahasia illahi dibaliknya.

Alhamdulillah.

Semoga Day 3,4 and 5 serta keseluruhan penelitian ini berjalan lancar dan berkah. Amiin YRA

Sunday, November 17, 2024

UNP Rumah kita

 


Rektor UNP yang baru membawa slogan "Rumah Kita, UNP Jaya"

hmm...

Bisa jadi ya begitu, karena sebagian besar hari-hari dan juga tenaga serta fikiran dihabiskan untuknya.
Dan sebagai institusi pendidikan, hubungan orang-orang di dalamnya sedikit banyak tak ubahnya hubungan kekeluargaan.

Mendidik, membina, membelajarkan.

Dan khususnya bagiku, ia tak sekadar tempat kerja.

Di UNP saya menjalani proses hijrah saat kuliah S1 dulu.
Di UNP pula saya dipertemukan dengan jodoh yang menjadi belahan jiwa.
Di UNP saya dan istri mengabdi bersama.
Di UNP pula sempat anak sulungku menghabiskan masa balita nya.

Ya.. UNP rumah kita.

Semoga Allah berkahi menjadi rumah yang nyaman dan damai.

_____________________

Saya sudah selalu mengingatkan diri ini untuk :

  • Tidak berharap kepada manusia. Karena satu-satunya tempat memohon dan meminta pertolongan hanyalah ALLAH SWT.
  • Tidak takut kepada manusia. Karena hanya ALLAH SWT lah satu-satunya Dzat yang layak untuk ditakuti.
Ya... walau kadang sempat kebablasan karena ini menyebabkan saya di dalam sanubari jika itu berkaitan dengan urusan saya maka saya hanya berpegang dengan "Aku dan diriku sendiri".
Tentu, saya tetap berkolaborasi dengan yang lain. saya tetap meminta bantuan kesini dan kesana. saya tetap berdiskusi dengan istri, keluarga, kolega dan lain-lain. Tapi dalam sanubari ya, apa pun itu orang lain tetaplah orang lain. Yang paling mengerti tentang apa yang kita hadapi dan rasakan hanyalah "Kita dan diri kita sendiri".

Maka saya senantiasa menguatkan diri dengan berusaha untuk mendekat pada Allah SWT, insya Allah.
_________________

Pengalaman fieldwork kali ini, mengukuhkankembali pandangan saya, bahwa UNP adalah rumah kita.

Keluarga UNP menunjukkan keampuhannya. Dengan segala pertolongan dari orang-orang baik yang tak di duga-duga dan dari mana-mana. Masya Allah. 
Tak kuasa tangis haru dalam kesendirian ku bendung mengingat mudahnya bagi Allah menggerakkan orang-orang untuk membuka kan jalan solusi.
Fieldwork ini bagi saya tidak lah mudah. Banyak tantangan yang mesti di lalui. Penuh dengan deg deg an dan ketidakpastian.

Tapi selalu Allag kirimkan orang-orang baik untuk membantu.
Beberapa diantaranya perlu kutuliskan sebagai pengingat-ingat untuk rasa syukur selalu.

Bantuan datang dari guru besar dan bapak-bapak pejabat.
Bisikan dan bocoran tentang status review datang dari istri sang reviewer. 
Walau hasil reviewnya mandegsebab kesibukannya, tapi anak beliau dengan aktif berpartisipasi dalam kegiatan. Dan istri beliau selalu memberi info dengan suntikan ketenangan.

Solusi dan bantuan datang dari adik-adik tendik.
Ibuk-Ibuk CS memberikan support dan solusi untuk banyak hal terkait teknis ruangan.
Abg-abang satpam pun memberikan dukungan tanpa mempersulit.

mahasiswa yang terlibat pun menunjukkan semangat yang besar untuk mensukseskan kegiatan ini.
baik yang berpartisipasi maupun yang mensupport sebagai teknisi.

Masya Allah, maka nikmat TuhanMu yang mana lagi yang kau dustakan duhai Jho.
____________
Ini memang belum selesai.
Pelaksanaannya memang tidak mulus.

Tapi insya Allah, saya optimis akan bisa diselesaikan dengan baik.
Dekati selalu Allah, maka isnya Allah akan ada solusi-solusi untuk semua persoalan.

Dekati saja Allah, maka ah... semua akan masya Allah tabarakallah.
Aamiin YRA.

-----------
Rumah kita, UNP jaya
Seperti yang dikatakan Dumbledor kepada Harry potter
""Help will always be given at Hogwarts to those who ask for it."

Dan begitulah UNP ku,
"Bantuan akan selalu diberikan oleh UNP, bagi mereka yang membutuhkannya"

Dan I Love you my UNP biidznillah.
terimakasih

1 Januari 2026

 Bismillahirrahmanirrahiim. Alhamdulillah... Segala lika liku yang telah berlalu. Semogga Allah ampunkan seggala dosa dan khilaf, Allah teri...